Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Wednesday, 29 June 2022
WhatsApp Image 2022-03-24 at 21.34.55 (1)

Kunjungan Dr. Mark Schipp ke Kantor CIVAS

Bogor – Pada hari Selasa, 24 Maret 2022, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) mendapatkan kehormatan untuk menerima kunjungan Dr. Mark Schipp, Australian Chief Veterinary Officer (CVO) dan sekaligus President OIE Assembly. Kedatangan Dr. Schipp didampingi oleh Dean Merrilees, Minister Counsellor (Agriculture) dan Dane Roberts, Counsellor (Agriculture) dari Kedutaan Besar Australia.

Kamis, 24 Maret 2022
Laporan Studi Resistensi Antibiotik pada Rantai Pangan Ayam Potong
Laporan Studi Resistensi Antibiotik dalam Rantai Pangan Ayam Potong

Laporan studi “Resistensi Antimikroba dalam Rantai Pangan Ayam Potong” merupakan kerjasama antara Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS), dan didanai oleh World Animal Protection (WAP). Waktu pelaksanaan studi 1 November 2020 – 31 Juni 2021 (7 bulan). Laporan ini digunakan sebagai data dasar dan informasi untuk mendukung kampanye, edukasi […]

Rabu, 29 September 2021
fgd
FGD Seri 2 Covid-19: Panggilan untuk Memulihkan Keseimbangan Manusia, Biodiversitas dan Lingkungan

Untuk mencegah pandemi berikutnya, negara-negara harus segera mengintegrasikan keahlian dan kebijakan kesehatan manusia, hewan dan lingkungan — melalui pendekatan “One Health” untuk melindungi kita dan planet ini. -UNEP dan ILRI-

Selasa, 10 Agustus 2021
Registrasi
Webinar Covid-19: Panggilan untuk Memulihkan Keseimbangan Manusia, Biodiversitas dan Lingkungan

Bogor, Jawa Barat – Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) bekerjasama dengan Asosiasi Dokter Hewan Satwa Liar, Aquatik dan Hewan Eksotik Indonesia (ASLIQEWAN) telah menyelenggarakan Webinar dengan tema: “Covid-19: Panggilan untuk Memulihkan Keseimbangan Manusia, Biodiversitas dan Lingkungan” dan subtema “Intervensi One Health dalam Menjaga Keseimbangan Hubungan Manusia, Biodiversitas dan Lingkungan untuk Mencegah Muncul dan Menyebarnya Pandemi Berikutnya”.

Selasa, 10 Agustus 2021
Foto 6
FGD Seri 1 Covid-19: Panggilan untuk Memulihkan Keseimbangan Manusia, Biodiversitas dan Lingkungan

Aktivitas manusia yang mendorong perubahan iklim dan kehilangan biodiversitas, juga mendorong risiko pandemi melalui dampaknya terhadap lingkungan kita. -Richard Mahapatra, Managing Editor Down to Earth-

Minggu, 27 Juni 2021
Kurban Kodrat
Pemeriksaan Hewan Kurban 1441 H untuk Penjaminan Keamanaan Konsumsi Masyarakat

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) secara rutin turut berpartisipasi dalam pemeriksaan hewan kurban sebagai salah bentuk pengabdian masyarakat. Wabah Covid-19 tidak menjadi halangan petugas untuk membantu Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dalam mengawasi pemotongan hewan di hari raya Idul Adha 1441 H. Petugas CIVAS tahun ini diwakili oleh Drh Kodrat Zulfikar Baskoro dan Nofita Nurbiyanti, SKH dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan tugasnya.

Minggu, 2 Agustus 2020
Laporan-Data-Epidemiologi-PHMS-dan-Mastitis-di-Kab-Bandung-Barat-Th-2018[1]
Konsultasi Kajian Data Epidemiologi Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) dan Masitits di Kabupaten Bandung Barat Tahun 2018

Bandung Barat merupakan wilayah yang memiliki potensi di bidang sapi perah. Oleh karenanya perlu mendapatkan dukungan agar terus dapat berkontribusi dalam peningkatan pemasukan daerah di Provinsi Jawa Barat. Dalam dukungannya, pemerintah daerah tealh berupaya melakukan pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan agar pertumbuhan ekonomi dapat optimal dan juga untuk mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia.

Selasa, 21 Mei 2019
IMG_0959
Atasi AMR, Dokter Hewan Menjadi Garda Terdepan

Bogor – Antimicrobial Resistance (AMR) masih menjadi isu global yang terus menjadi perhatian banyak pihak. Fenomena ini tidak hanya terjadi di manusia, tetapi juga pada hewan dan lingkungan. Hal ini terjad akibat penggunaan antibiotik yang berlebihan, tidak bjak dan tidak bertanggung jawab.

Hal tersebut mendasari Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) melaksanakan seminar dan dialog “Pendekatan One Health dalam Upaya Mengatasi Meningkatnya Ancaman Resistensi Antimikroba (AMR)”, Sabtu (1/12).

Selasa, 29 Januari 2019
Epid PHMS KBB
Konsultasi Penelitian Gambaran Epidemiologi Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Kabupaten Bandung Barat Tahun 2017

Potensi peternakan perlu mendapatkan perhatian khusus untuk mendukung terciptanya swasembada dan ketahanan pangan serta kesejahteraan manusia di Indonesia. Untuk itu, perlu dilakukan juga upaya pengendalian dan pemberantasan penyakit hewan guna menjaga pertumbuhan ternak lebih optimal dan mencegah penularan penyakit dari hewan ke manusia. Saat ini, pengendalian penyakit hewan terfokus pada Rabies, Antraks, Brucellosis, Avian Influenza (AI)/Flu Burung dan Hog Cholera (RABAH).

Sabtu, 21 Juli 2018
WhatsApp Image 2018-02-11 at 15.23.05 (2)
Rapat Umum Anggota CIVAS ke-IV Tahun 2018

Pada tanggal 10 – 11 Februari 2018, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) menyelenggarakan Rapat Umum Anggota (RUA) yang ke-4 di Kantor CIVAS, Atang Senjaya, Kemang, Bogor. RUA ini merupakan perangkat organisasi tertinggi untuk pengambilan keputusan yang dilaksanakan rutin setiap 3 (tiga) tahun sekali. Jumlah peserta yang hadir dalam kegiatan tersebut sebanyak 13 orang terdiri dari 11 orang dari 22 anggota tetap yang terdaftar dan 1 (satu) orang anggota biasa serta 1 (satu) orang pendukung. Beberapa kegiatan yang dilakukan di dalam RUA adalah penilaian laporan pertanggungjawaban Badan Pengurus dan Badan Pelaksana, pembahasan perbaikan dan penetapan Anggaran Dasar (AD) dan Anggaran Rumah Tangga (ART), Rencana Strategis (Renstra) CIVAS, pemilihan dan penetapan Ketua dan Anggota Badan Pengurus dan Calon Direktur Eksekutif CIVAS Periode 2015-2017.

Rabu, 14 Februari 2018
Laporan PHMS Bandung Barat 2014-2016
Konsultasi Perencanaan Pengendalian Penyakit Hewan Menular Strategis (PHMS) di Kabupaten Bandung Barat Tahun 2014-2016

Dalam mendukung potensi sumber daya peternakan di Indonesia, diperlukan pengendalian penyakit hewan menular strategis yang terencana agar berkembang pesat tanpa ada gangguan penyakit hewan. Upaya tersebut telah dilakukan pemerintah indonesia dalam prioritas penyakit yang perlu diwaspadai melalui SK Menteri Pertanian No.4026/Kpts/OT.140/4/2013 tentang penetapan jenis penyakit hewan menular strategis. Perhatian khusus pemerintah terfokus pada 5 penyakit dalam pengendalian dan penanganannya, yaitu Rabies, Antraks, Brucella, Avian Influenza (AI)/Flu Burung dan Hog Cholera, atau yang dikenal dengan singkatan ‘RABAH’.

Rabu, 13 Desember 2017
WhatsApp Image 2017-12-08 at 10.19.46
Penyuluhan Resistensi Antimikroba dalam rangka WAAW di RRI Bogor

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) pada hari Rabu, 22 November 2017 pukul 08.00-09.00 WIB, bersama RRI mengadakan bincang-bincang dalam rangka World Antibiotic Awareness Week (WAAW) di Radio Pro 1 FM Bogor.

Rabu, 22 November 2017