Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Monday, 18 October 2021
Kompas 24 Juli 2021

Pengurangan Antibiotik di Peternakan, Kunci Menekan Bakteri Kebal

Hasil surveilans Kementerian Pertanian mengungkap penggunaan antibiotik di peternakan berkaitan dengan kejadian resistansi antimikroba. Penggunaan antibiotik di peternakan harus dikurangi untuk menurunkan risiko AMR.

Sabtu, 24 Juli 2021
Broiler CIVAS 2021
Peternak Protes Soal Berita Penyalahgunaan Antibiotik Pada Ayam Broiler

Singgih mengutarakan penelitian tersebut dapat menciptakan stigma semua peternak menggunakan antibiotik. Padahal, jelasnya, masih banyak peternak yang tidak menggunakan antibiotik sesuai arahan Kementerian Pertanian. Larangan penggunaan antibiotik baik pada pakan maupun pada manajemen pemeliharaan ayam, terang Singgih, telah dilaksanakan dan ditaati secara seksama oleh peternak.

Minggu, 18 Juli 2021
Kompas 16 Juli 2021
Penyalahgunaan Antibiotik di Peternakan Ayam Broiler

Tata menuturkan, kejadian antimicrobial resistance (AMR) yang di dalamnya termasuk resistansi antibiotik pada peternakan, dipicu antara lain oleh penggunaan antibiotik yang berlebih di peternakan unggas. “Kalau saya bilang terjadi di sini juga yang namanya overuse. Karena selama puluhan tahun kita terbiasa dengan penggunaan antibiotik pemacu pertumbuhan itu, antibiotic growth promoter (AGP) ya,” katanya.

Jumat, 16 Juli 2021
Tata
Resistensi Antibiotik di Rantai Pangan

“Jumlah korban kematian akibat pandemi global Covid-19 terpapar dengan jelas di depan mata kita, tetapi ada pandemi lain yang akan berakhir sama dahsyatnya apabila tidak diatasi sejak awal.”

Penularan resistensi antibiotik lewat rantai pangan saat ini semakin meningkat dan berada pada tingkat yang mengkhawatirkan. Pangan berperan penting dalam pengembangan dan penyebaran resistensi antibiotik. Lingkungan pengolahan pangan dapat bertindak sebagai area berisiko yang berpotensi untuk perkembangbiakan dan penyebaran bakteri resisten antibiotik.

Jumat, 16 Juli 2021
kabupaten-di-ntt
365 Ekor Babi di Lembata Terserang Virus ASF, Kerugian Capai Rp 1,2 Miliar

Lembata – Sebanyak 365 ekor babi di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur mati terserang virus African Swine Fever (ASF). Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Kanisius Tuaq (10/1) mengatakan, sampai tanggal 7 Januari sebanyak 365 ekor babi mati. Lembata – Sebanyak 365 ekor babi di Kabupaten Lembata, Provinsi Nusa Tenggara Timur mati terserang virus African Swine Fever (ASF). Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Lembata, Kanisius Tuaq (10/1) mengatakan, sampai tanggal 7 Januari sebanyak 365 ekor babi mati.

Minggu, 10 Januari 2021
Imron2
Ancaman Bakteri Kebal Antibiotik: Pandemi Berikutnya Yang Senyap

Dunia mendapat pelajaran berharga dari pandemi Covid-19. Pandemi ini membuktikan bahwa tidak ada satu negara yang siap menghadapi bencana yang diakibatkan oleh kecerdasan mikroba dalam mempertahankan eksistensinya. Hingga pada akhirnya mampu menjadi sumber masalah dunia yang mengancam keselamatan jiwa manusia dalam jumlah banyak, dan mampu mengubah tatanan kehidupan normal sebelumnya.

Selasa, 24 November 2020
Babi-Anak-Konfrontasi
10 Ekor Babi Di RPH Solo Kena Virus African Swine Fever, Asalnya Dari Karanganyar

Solo — Petugas Rumah Potong Hewan (RPH) Solo mendapati sedikitnya 10 ekor babi yang terkonfirmasi positif virus African Swine Fever atau ASF sejak akhir Agustus 2020.

RPH melakukan upaya pencegahan supaya virus itu tidak menulari hewan lainnya yang masih sehat. Kepala UPT Rumah Potong Hewan (RPH) Kota Solo, Sumarno, mengatakan semua babi yang kena ASF itu berasal dari kandang di Karanganyar.

Selasa, 3 November 2020
Tata
Pusat Epidemi

Sejak dulu, banyak epidemi berasal dari China dan menimbulkan stigma buruk bagi negara itu. Dua pandemi flu pada abad ke-20, yaitu flu Asia dan flu Hong Kong, berasal dari China dan meninggalkan jejak sekitar 3 juta kematian di seluruh dunia. Kemudian pada abad ke-21 muncul sindrom pernapasan akut parah (SARS), flu burung H5N1, dan sekarang Covid-19.

Sabtu, 31 Oktober 2020
peta-ntt
Ketika Ambisi Gubernur Terganjal Flu Babi

NTT – Pasti banyak warga belum mengetahui perihal ASF itu karena jarang diberitakan. Kehadiran pandemi Covid19, telah meredam berita tentang demam afrika alias African Swine Fever (ASF) di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT). Padahal, antara Corona dan ASF memiliki kemiripan. Sama-sama belum ada obat dan vaksinnya. Juga sama-sama ganasnya, mematikan inangngnya. Bedanya, Corona senang menggerogoti manusia, sedangkan ASF selalu mencari ternak babi sebagai mangsanya.

Rabu, 21 Oktober 2020
asf
Di Nagekeo, 434 Ekor Babi Mati, Apakah ASF? Info

Kupang – Dinas Peternakan Nagekeo mencatat sejak bulan April hingga Oktober 2020, jumlah Babi yang mati berjumlah 434 ekor. Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Kesehatan Masyarakat Veteriner, Pengolahan dan Pemasaran Dinas Peternakan Nagekeo, drh. Fransiskus X.P.G. Bethana menyebutkan dari jumlah tersebut diatas diantaranya ada yang positif demam babi afrika atau African Swine Fever (ASF).

Minggu, 18 Oktober 2020
Kompas
Menjaga Hutan, Mencegah Pandemi

Berkurangnya lahan hutan akibat aktivitas manusia memicu munculnya penyakit menular zoonosis yang berisiko menjadi pandemi. Risiko tersebut muncul karena hilangnya habitat dan berubahnya sistem ekologi. Menjaga keberlangsungan hutan menjadi upaya untuk mencegah terjadinya pandemi di masa depan.

Kamis, 6 Agustus 2020
Kurban Kodrat
Pemeriksaan Hewan Kurban 1441 H untuk Penjaminan Keamanaan Konsumsi Masyarakat

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) secara rutin turut berpartisipasi dalam pemeriksaan hewan kurban sebagai salah bentuk pengabdian masyarakat. Wabah Covid-19 tidak menjadi halangan petugas untuk membantu Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bogor dalam mengawasi pemotongan hewan di hari raya Idul Adha 1441 H. Petugas CIVAS tahun ini diwakili oleh Drh Kodrat Zulfikar Baskoro dan Nofita Nurbiyanti, SKH dengan tetap menerapkan protokol kesehatan dalam melakukan tugasnya.

Minggu, 2 Agustus 2020