www.civas.net
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Sunday, 16 December 2018
Kerbau-Metronews

Di Padang Pariaman, Tujuh Kerbau Mati Akibat Penyakit Ngorok

Parik Malintang, Sumbar – Sejumlah kerbau milik warga di Korong Padang Bayua, Nagari Balai Baiak Malai III Koto, Kecamatan IV Koto Aur Malintang, Padang Pariaman, sepekan terakhir dilaporkan mati mendadak. Hasil pemeriksaan tim medis kesehatan hewan Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnak Keswan) Padang Pariaman, ternak kerbau mati akibat positif penyakit Septicemia Epizootica (SE) atau penyakit ngorok.

Minggu, 28 Januari 2018
Tangkapan layar 2016-05-31 16.10.42
Enam Warga Digigit Anjing Rabies

Tebo, Jambi – Sebanyak enam orang warga Kecamatan Tebo Tengah Kabupaten Tebo digigit anjing rabies (18/01). Keenam warga ini diduga digigit oleh anjing pemburu babi peliharaan warga. Dari informasi yang didapat, warga yang digigit ini adalah Sugiono (62) warga Desa Bungkal, Bilkis (3) warga Desa Bungkal, Pitri ( 28) warga Desa Baru, Bomince Manurung (43) warga Desa Bungkal, M. Jamil (77) warga Desa Sumber Sari dan satu korban lagi belum diketahui identitasnya.

Jumat, 19 Januari 2018
WHO (2016)
Schistosomiasis, Penyakit yang Hanya Ada di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan

Schistosomiasis adalah penyakit hewan menular yang menyerang manusia. Penyakit yang dikenal dengan demam keong ini merupakan salah satu penyakit tropis yang terabaikan. Menurut data World Health Organization (WHO), sebanyak 206,5 juta orang memerlukan pencegahan pada 2016. Kini Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang terdeteksi penyakit ini, tepatnya di Sulawesi Tengah.

Kamis, 18 Januari 2018
peta-ntt
Tahun 2017, di Nagekeo Ditemukan 6 Sampel Anjing Positif Rabies

Nagekeo, NTT – Berdasarkan laporan hasil pengujian laboratorium Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo, selama tahun 2017 ditemukan enam sampel anjing positif rabies. Keenamnya telah menggigit warga. “Di tahun 2017 sebanyak enam anjing positif rabies dari 19 sampel yang diuji. Sampel diambil setelah anjing menggigit warga,” kata Kepala Bidang Kesehatan Hewan Dinas Peternakan Kabupaten Nagekeo Fransiskus X.P.G Bethana (18/01).

Kamis, 18 Januari 2018
http://m.tribunnews.com/
Waspada Virus BEF Serang Sapi-sapi di Karangasem

Bali – Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem meminta peternak di Karangasem waspada terhadap sapi peliharaannya. Saat pancaroba ini, sapi rawan terjangkit virus Bovine Ephemeral Fever (BEF).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Wayan Supandi menegaskan, kewaspadaan terhadap sapi perlu ditingkatkan karena sudah ada enam ekor sapi mati terjangkit BEF di Karangasem selama dua pekan belakangan ini. Rinciannya, lima ekor sapi di Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem. Serta seekor sapi milik pengungsi Gunung Agung yang dititip di tempat penampungan sapi pengungsi di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem. “Sapi mati di Muntig bukan milik satu orang. Tempatnya berbeda-beda,” ujar Supandi ditemui di kantornya (11/1).

Jumat, 12 Januari 2018
Jembrana (Heru, 2011)
Sapi di Pasar Seluma Positif Jembrana

Seluma, Bengkulu – Hasil uji sampel sapi yang dilakukan tim dokter hewan Dinas Pertanian Seluma beberapa waktu lalu, dinyatakan positif mengidap virus Jembrana. Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Bengkulu Hendri Yunan, menegaskan uji sampel yang pertama kali oleh tim dokter hewan terhadap 9 ekor sapi milik warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, 2 ekor sapi dinyatakan positif.

Selasa, 9 Januari 2018
Jembrana (Heru, 2011)
Ratusan Sapi Bali Diserang Virus Jembrana

Jambi – Warga Dusun Pekan, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, resah karena sapi bali peliharaan tiba-tiba tidak mau makan. Bahkan sebelumnya, sudah ada empat ekor sapi bali mati mendadak.

“Saya heran pak, kok tiba-tiba sapi tidak mau makan. Oleh sebab itu, saya minta tolong dengan Rio (Kades) untuk menghubungi pihak Dinas Peternakan Kabupaten Bungo, agar memberikan obat pada sapi,” ungkap Aliul Hamedi (40), salah seorang peternak sapi.

Senin, 8 Januari 2018
WhatsApp Image 2017-12-08 at 11.00.28
Waspada Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat Rawan Penyakit Unggas

Bandung Barat – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendata sedikitnya empat kecamatan dari 16 kecamatan yang ada di Bandung Barat endemik penyakit unggas. Peternak diminta mewaspadai berbagai penyakit unggas seiring dimulainya musim hujan.

Selasa, 5 Desember 2017
10/25/2012 9:52 AM
Positif, 32 Unggas Mati karena Flu Burung

Temanggung – peternak ayam di Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dikejutkan dengan matinya 32 unggas secara mendadak. Kematian unggas-unggas itu mirip gejala virus flu burung, minggu lalu.

Rabu, 29 November 2017
itik-yang-kena-flu-burung_20160331_163253
Unggas Mati Mendadak, Peternak Temanggung Waspada Flu Burung

Temanggung – Sebanyak 32 unggas di Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran Temanggung mati mendadak dengan gejala mirip terserang virus flu burung, minggu lalu. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung telah menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan.

Senin, 27 November 2017
http://piximggif.com/anti-rabies-vaccine
2017, Rabies Di Kota Manado Capai 347 Kasus

Manado – Angka penyakit rabies di Kota Manado tahun 2017 mencapai 347 kasus. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado Esther Mamangkey.

Minggu, 26 November 2017
Bone Bolango
Dinas Pertanian dan Peternakan Kab. Bone Bolongo Musnahkan Sapi Positif Antraks

Bone – Tim dari Dinas Pertanian dan Peternakan Bone Bolango menemukan satu ekor sapi yang positif antraks yang hendak dipotong warga. Sapi yang ditemukan di Desa Padengo itu, awalnya sakit dan hendak di potong paksa oleh warga. Namun setelah diteliti sampel darahnya oleh tim dinas pertanian dan peternakan setempat, sapi itu positif antraks.

Sabtu, 25 November 2017