Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Sunday, 28 November 2021
trenggiling kompas

Digagalkan, Penyelundupan 22 Kg Sisik Trenggiling di Pasaman Barat

Padang – Pengendali Ekosistem Hutan Wilayah I Balai Konservasi Sumber Daya Alam Sumatera Barat dan Kepolisian Resor Pasaman Barat menggagalkan upaya penyelundupan 22 kilogram sisik trenggiling (Manis javanica) di Pasaman Barat. Tiga orang ditetapkan sebagai tersangka atas dugaan perdagangan bagian tubuh satwa dilindungi.

Kamis, 30 Juli 2020
Zoonosis
Penyakit Zoonosis dan Ancaman Pandemi Berikutnya

Dunia sangat rentan terhadap zoonosis. Munculnya penyakit zoonosis tidak terjadi secara tiba-tiba. Patogen penyebab penyakit mampu menyebar dan menginfeksi manusia apabila batasan alaminya terganggu atau rusak.

Rabu, 29 Juli 2020
pemilihan hewan kurban2
Seluruh Pedagang Hewan Kurban di Batang Wajib Miliki Surat Keterangan Kesehatan Hewan

Batang, Jateng – Sejumlah pedagang hewan kurban di Kabupaten Batang telah menyiapkan dagangannya untuk hari raya Idul Adha tahun ini. Seluruh pedagang diwajibkan untuk mengantongi Surat Keterangan Kesehatan Hewan (SKKH). Surat tersebut menjadi bukti bahwa kesehatan hewan ternak yang diperjualbelikan telah diperiksa oleh Tim Kesehatan Hewan Bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan Kabupaten Batang.

Senin, 20 Juli 2020
Peta NTB-2017-BPBD Prov NTB
Selangkah Lagi NTB Akan Swasembada Telur

Populasi ayam ras petelur di Indonesia dari tahun ke tahun terus meningkat. Prospek bisnisnya pun luar biasa. Masyarakat di NTB Khususnya, dalam sebulan saja, membutuhkan jutaan telur yang harus disuplai dari Bali dan Jawa.

Senin, 20 Juli 2020
Babi-Anak-Konfrontasi
24.822 Ternak Babi di NTT Mati akibat Virus ASF

Kupang – Sebanyak 24.822 ternak babi milik warga di Provinsi Nusa Tenggara Timur ( NTT), mati akibat terkena virus flu babi Afrika (ASF). Pelaksana Tugas (PLT) Kepala Dinas Peternakan NTT, Artati Loasana, mengatakan, puluhan ribu ternak babi yang mati itu tersebar di 11 kabupaten dan satu kota, serta sebuah instalasi peternakan di Tarus, Kabupaten Kupang.

Minggu, 19 Juli 2020
administrasi-kota-palembang-a1
878 Babi di Palembang Terserang ASF, Dokter Sebut Masih Layak Konsumsi

Pelembang – Persatuan Dokter Hewan Indonesia (PHDI) Sumatera Selatan memastikan bahwa 878 ekor babi yang mati di Palembang, positif terkena demam babi afrika atau African swine fever (ASF). Hal tersebut diketahui setelah PHDI Sumsel melakukan uji sampel di Balai Veteriner Lampung.

Selasa, 14 Juli 2020
GHS Indonesia
Flu Babi Baru G4 Belum Ditemukan di Indonesia

Jakarta – Virus flu babi baru (G4 EA H1N1) tidak ditemukan di Indonesia. Informasi ini didasarkan pada hasil surveilans dan analisis genetik yang dilakukan oleh Balai Veteriner Medan dan Balai Besar Veteriner Wates.

Senin, 13 Juli 2020
elephant-114543_960_720
Ratusan gajah Afrika Mati Mendadak, Ahli Konsevasi Indonesia Ingatkan Soal Virus Herpes

Kematian 370 gajah di Afrika secara misterius menjadi fenomena yang menarik perhatian banyak orang di dunia. Sebab, hingga saat ini ratusan gajah yang mati secara tiba tiba itu belum diketahui penyebabnya. Gajah adalah spesies yang dilindungi, tak terkecuali gajah-gajah di Indonesia yang saat ini juga tengah menghadapi ancaman serius dari kepunahan.

Jumat, 3 Juli 2020
asf
Ratusan Babi di Sikka, NTT, Mati Mendadak Diserang Flu Babi Afrika

Sikka, NTT – Ratusan ekor babi di Kabupaten Sikka, NTT, mati diserang flu babi Afrika atau African Swine Fever (ASF). Petugas kehewanan Dinas Pertanian Kabupaten Sikka, Elvrida Carvalo, menjelaskan, dari Januari hingga Juni, tercatat 266 babi di daerah itu mati terserang virus ASF. Elvrida mengatakan, ratusan babi mati karena terserang virus tersebut baru ada di Flores, Sikka khususnya.

Jumat, 3 Juli 2020
asf
878 Babi Mati Mendadak di Palembang, Diduga Terkena Virus Afrika

Palembang – Sebanyak 878 ekor babi yang berada di peternakan Palembang, Sumatera Selatan dilaporkan mati mendadak sejak dua bulan terakhir. Kematian ratusan babi tersebut lantaran diduga terkena virus flu babi afrika atau African Swine Fever (ASF).

Jumat, 3 Juli 2020
Kompas Cendikiawan Berdedikasi_Tata
Penghargaan Cendikiawan Berdedikasi: Drh Tri Satya Putri Naipospos MPhil PhD “Menyehatkan Hewan dan Manusia”

”Menyehatkan hewan pada dasarnya juga untuk menyejahterakan manusia dan menjaga ekosistem tempat hidup binatang berarti menjaga keamanan kita sendiri. Kumpulan virus yang berbeda akan terus bersirkulasi pada populasi hewan dan satwa liar serta mencegah lompatan virus dari hewan ke manusia itu dapat menyelamatkan ekonomi negara dan kehidupan manusia,” ucap Tata.

Senin, 29 Juni 2020
Tata
Zoonosis Abad Ini

Pemahaman tentang keragaman virus, implikasi pada spesies tertentu, lokasi geografisnya, dan perilaku manusia adalah hal esensial untuk cegah potensi wabah zoonosis di masa depan setidaknya mengurangi dampaknya.

Dengan kejadian pandemi COVID-19 saat ini, kita mengingat kembali sejumlah pandemi yang terjadi di abad ke-20. Ada tiga pandemi flu abad ke-20, yaitu flu Spanyol 1918, flu Asia 1957, dan flu Hong Kong 1968. Flu Spanyol adalah pandemi terbesar di abad ke-20 dengan kematian diestimasi 50 juta orang. Dua pandemi terakhir berasal dari China dan meninggalkan jejak kematian sekitar empat juta orang di seluruh dunia.

Kamis, 18 Juni 2020