Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Friday, 19 October 2018
vac_sampling_tra_1

Pelatihan Vaksinasi Dan Metode Pengambilan Sampel Untuk Diagnosis Avian Influenza

Rabu, 21 Juni 2006

Untuk mendukung program Field Trial Vaccination di kabupaten Sukabumi yang merupakan kerjasama antara Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) dan Wageningen International, pada 21 – 22 Juni 2006 telah dilaksanakan Pelatihan Vaksinasi dan Metode Pengambilan Sampel untuk Diagnosis Avian Influenza. Tujuan dari pelatihan ini adalah untuk menyediakan ulasan terkait berbagai informasi, untuk meyediakan pengetahuan dan keterampilan praktis bagi pelaksanaan vaksinasi dan pengambilan sampel di lapangan yang seluruhnya merupakan persiapan bagi program vaksinasi dan pengambilan sampel untuk diagnosis Avian Influenza. Pelatihan dua hari ini diadakan di Balai Besar Diklat Agribisnis Peternakan dan Kesehatan Hewan Cinagara-Bogor. Pelatihan ini dihadiri oleh 23 orang peserta. Peserta pelatihan terdiri dari perwakilan dari Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Balai Penyidikan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Cikole Lembang, PT. Medion, dan CIVAS.

Pelatihan secara resmi dibuka pada tanggal 21 Juni 2006 oleh Kepala Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi yang diwakili oleh Kepala Subdivisi Kesehatan Hewan Drh. Winda Sri Rahayu Kamal. Upacara pembukaan yang dimulai pada jam 11.00 WIB dihadiri oleh Direktur Eksekutif CIVAS, Drh. Albertus Teguh Muljono, dan perwakilan dari Wageningen International, Mr. Arend Jan Nell dan Mr. Teun Fabri, yang juga memberikan kata sambutan. Juga menghadiri pelatihan adalah kepala Balai Penyidikan Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarakat Veteriner Cikole Lembang, Drh. Sri Mudjiartiningsih.

Pelatihan vaksinasi dan metode pengambilan sampel untuk diagnosis avian influenzaMateri pelatihan terdiri dari dua subyek utama, yaitu Vaksinasi dan Metode Pengambilan Sampel. Materi mengenai Vaksinasi dipresentasikan oleh Dr. Drh. Retno D. Soejoedono, MS dari Laboratorium Immunologi, Fakultas Kesehatan Hewan, Institut Pertanian Bogor. Beliau menyampaikan beberapa subjek yaitu: Faktor-faktor yang Mempengaruhi Keberhasilan Vaksinasi, Penanganan Vaksin, dan Metode Vaksinasi. Drh. Sri Murtini, Msi – staf pengajar dari Bagian Mikrobiologi, Departemen Penyakit Hewan dan Kesehatan Masyarkat Veteriner, Fakultas Kedokteran Hewan, Institut Pertanian Bogor – memberikan materi terkait Metode Pengambilan Sampel, yang terdiri dari beberapa subjek utama yaitu Persiapan Pengambilan Sampel, Media Transpor Sampel, Metode Pengambilan Sampel, Penanganan Sampel, dan Transportasi Sampel.

Materi-materi ini dipresentasikan pada hari pertama pelatihan. Setelah presentasi materi oleh instruktur, Mr. Arend Jan Nell mengajak peserta untuk mengulas kembali materi-materi tersebut melalui diskusi.

Pada hari kedua pelatihan, dilakukan latihan vaksinasi dan pengambilan sampel pada ayam yang sudah disediakan dalam kandang-kandang di lokasi pelatihan. Berdasarkan teori yang sudah diterima, peserta didorong untuk mempraktekkan langkah-langkah vaksinasi dan pengambilan sampel seolah-olah mereka melakukannya di lapangan. Mulai dari mempersiapkan peralatan, mempersiapkan diri mereka sendiri, melaksanakan vaksinasi, mengumpulkan sampel darah, sampel usap kloaka dan sampel usap trakea, hingga membersihkan peralatan dan diri masing-masing setelah melaksanakan kegiatan vaksinasi dan pengambilan sampel. Kegiatan latihan ini secara konstan didampingi oleh para instruktur dan Mr. Arend Jan Nell dan Mr. Teun Fabri.

Pada hari kedua pelatihan, Mr. Teun Fabri memberikan presentasi mengenai Avian Influenza yang kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi. Diskusi berikutnya dipimpin oleh Mr. Arend Jan Nell dimana tugas utamanya adalah membuat matriks permasalahan dan solusinya berdasarkan pengalaman dari masing-masing peserta pelatihan dalam melaksanakan program vaksinasi dan pengambilan sampel di lapangan.

Program pelatihan ditutup dengan upacara penutupan pada jam 17.00 WIB pada 22 Juni 2006. Kegiatan ini ditutup dengan kata penutup dari Mr. Arend Jan Nell dan dilanjutkan dengan Drh. Albertus Teguh Muljono yang juga memberikan kata penutup dan secara resmi menutup pelatihan. Panitia Pelatihan Metode Vaksinasi dan Pengambilan Sampel berharap kegiatan ini bermanfaat dan dapat benar-benar dilaksanakan di lapangan. ***