Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Saturday, 18 August 2018
Foto MEA (12 Juni 2014) (1)

Keikutsertaan CIVAS dalam Seminar Penguatan Sistem Jaminan Kesehatan Ikan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015

Kamis, 12 Juni 2014

Oleh: Nofita Nurbiyanti dan Erianto Nugroho 

 

Jakarta – Pada hari Kamis, 12 Juni 2014, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) turut berpartisipasi menghadiri seminar sehari dengan tema “Penguatan Sistem Jaminan Kesehatan Ikan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015”, yang diselenggarakan oleh Pusat Karantina Ikan, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) yang bertempat di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gedung Mina Bahari II Lantai 14, berlokasi di Jl. Medan Merdeka Timur No.16, Jakarta Pusat. Pada kesempatan seminar ini, Drh. Tri Satya Putri Naipospos, M.Phil., Ph.D., selaku Ketua Badan Pengurus CIVAS hadir sebagai narasumber dan Drh. Erianto Nugroho dan Nofita Nurbiyanti, SKH, hadir sebagai peserta perwakilan dari CIVAS.

CIVAS sangat mendukung terselenggaranya seminar ini karena memiliki banyak manfaat dan tujuan yang baik, salah satunya dalam rangka inisiasi road map jalinan kerjasama antar berbagai stakeholder guna mematangkan persiapan dan penyempurnaan strategi dan upaya pemerintah dalam menghadapi tantangan MEA di tahun 2015 nanti. Seminar ini dihadiri dan disambut oleh Ir. Muhammad Ridwan, M.M., M.P., selaku Kepala Pusat Karantina Ikan dan dibuka secara resmi oleh R. Narmoko Prasmadji, S.H., M.A., selaku Kepala Badan Karantina Ikan. Selain itu, seminar kali ini juga turut mengundang 9 narasumber dari berbagai institusi dengan pemaparan presentasinya antara lain:

  1. Rina Yuslina, M.Si., dari Direktorat Kerjasama ASEAN, Direktorat Jenderal Perdagangan Internasional, Kementerian Perdagangan dengan presentasinya yang berjudul “ASEAN Economic Community (AEC) 2015: Integrasi Sektoral, Peluang dan Tantangan pada Sektor Kelautan dan Perikanan”.
  2. Dr. Ir. Hj. Delima Hasri Azahari, M.S., Peneliti Senior/Penasehat Menteri Pertanian untuk Perdagangan Internasional dan Kebijakan Pertanian, Kementerian Pertanian dengan presentasinya yang berjudul “Penguatan Daya Saing Hasil Perikanan Menghadapi ASEAN Economic Community (AEC) 2015”.
  3. Prof. Dr. Ir. S. Budi Prayitno, M.Sc., Dosen Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Universitas Diponegoro dengan presentasinya yang berjudul “Penguatan Sistem Jaminan Kesehatan Ikan Menghadapi MEA 2015”.
  4. Emiliana D. Anggeraheni, Kepala Deputi Quality Control Shrimp Hatchery PT Suri Tani Pemuka dengan presentasinya yang berjudul “Kesiapan Pelaku Usaha Perikanan dalam Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) / ASEAN Economic Community (AEC) 2015”.
  5. Dr. Ir. Antarjo Dikin, Ph.D., Kepala Pusat Karantina Tumbuhan dan Keamanan Hayati Nabati dengan presentasinya yang berjudul “Pendekatan Strategis dalam Kerangka Fasilitas Perdagangan dan Implementasi SPS”.
  6. Ir. Muhammad Ridwan, M.M., M.P., dari Pusat Karantina Ikan, Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan, Kementerian Kelautan dan Perikanan yang berjudul “Peningkatan Kualitas pelayanan Sertifikasi Kesehatan Ikan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA 2015)”.
  7. Drh. Tri Satya Putri Naipospos, M.Phil, Ph.D., Ketua Tim Ahli Direktorat Kesehatan Hewan, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian, dan Ketua Badan Pengurus Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) dengan presentasinya yang berjudul “Implementasi Standar Kesehatan Hewan Akuatik OIE”.
  8. 8.       Dr. Drh. Sophia Setyawati, MP., Kepala Bidang Kerjasama Perkarantinaan, Pusat Kepatuhan, Kerjasama dan Informasi Perkarantinaan, Kementerian Pertanian dengan presentasi yang berjudul “Peningkatan Kerjasama Internasional dalam Kerangka SPS”.
  9. Dr. Ir. Sukenda, M.Sc., Dosen di Departemen Budidaya Perairan, Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan, Institut Pertanian Bogor (IPB), penambak di Desa Bakauheni, Lampung Selatan dan Anggota Komisi Udang Indonesia dengan presentasi yang berjudul “Dukungan Asosiasi Perikanan dalam Perdagangan Hasil Perikanan Menyongsong MEA 2015”.

Seminar ini dihadiri oleh 94 peserta yang berasal dari berbagai institusi Pemerintah Pusat terkait seperti dari Badan Karantina Ikan, Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Direktorat Jenderal Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perikanan, berbagai pusat/balai/stasiun Kementerian Kelautan dan Perikanan se-Indonesia, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, dan berbagai pihak swasta serta Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM).

Padatnya agenda tidak mematahkan semangat peserta yang hadir untuk bertanya dan menggali ilmu dari para narasumber. Peserta terlihat antusias dan semangat untuk terus menggali dan meningkatkan pengetahuannya, serta menyadari perlu terjalinnya kerjasama dari berbagai instansi untuk dapat menghadapi tantangan MEA 2015. Rencananya panitia akan membuat rumusan secara internal dan terpisah berdasarkan masukan narasumber dan hasil dari diskusi dengan peserta. ***