Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Wednesday, 23 August 2017

Anthrax

Sabtu, 22 Februari 2014

II. Etiologi

Penyebab

Anthrax disebabkan oleh bakteri Bacillus anthracis yang merupakan bakteri gram positif non motil dan berspora. Di bawah mikroskop tampak terlihat seperti barisan batang panjang dengan ujung-ujungnya siku, sementara di dalam tubuh inang, Bacillus anthracis tidak terlihat rantai panjang, biasanya tersusun secara tunggal atau pendek serta melindungi dirinya dalam kapsul, dan akan membentuk spora segera setelah berhubungan dengan udara bebas karena spora diketahui dapat bertahan hidup bertahun-tahun di dalam tanah yang cocok dan bisa menjadi sumber penularan pada hewan dan manusia.

Oleh karena itu, bangkai hewan yang positif terkena anthrax atau mati dengan gejala anthrax tidak diperbolehkan dibedah untuk menutup peluang bakteri anthrax bersinggungan dengan udara. Hewan yang mati akibat anthrax harus langsung dikubur atau dibakar. Semua peralatan kerja yang pernah bersentuhan dengan hewan sakit harus direbus dengan air mendidih minimal selama 20 menit. Bacillus anthracis tidak begitu tahan terhadap suhu tinggi dan berbagai desinfektan dalam bentuk vegetatif.