Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Tuesday, 30 May 2017
petugas2

Inventori Avian Influenza

Minggu, 30 April 2006

Proyek kedua CIVAS adalah studi inventori di kabupaten Sukabumi sebagai tahap pertama dari modul III proyek kerjasama Indonesia-Belanda untuk pengendalian Avian Influenza. Sebuah kontrak telah ditandatangani oleh International Agricultural Center (IAC) Wageningen dan CIVAS pada tanggal 13 Februari 2006. Lama studi ini adalah dari 1 Februari 2006 hingga 30 April 2006.

Tujuan dari studi inventori adalah untuk mengumpulkan data dan informasi dari semua aspek yang relevan (pemetaan daerah, infrastruktur, tipe peternakan, jalur pemasaran unggas dll) di empat kecamatan terpilih di Sukabumi. Keempat lokasi studi yang telah ditentukan adalah: (1) kecamatan Cicurug; (2) kecamatan Cikembar; (3) kecamatan Kebon Pedes; dan (4) kecamatan Jampang Tengah.

peta-sukabumi
Tujuan dari studi ini adalah untuk (1) mendeskripsikan sistem produksi unggas di kabupaten Sukabmi; (2) mengidentifikasi semua peternakan unggas komersil sektor 1, 2, dan 3; (3) mengidentifikasi jalur pergerakan unggas; (4) mengumpulkan data populasi unggas backyard dan jumlah rumah tangga per desa (sektor 4); (5) memperkirakan rata-rata kepemilikan unggas per rumah tangga; dan (6) mendeskripsikan kapasitas dinas kabupaten / kecamatan yang ada dalam mengendalikan avian influenza.

Hasil dari studi ini akan digunakan sebagai dasar dalam pemilihan daerah untuk uji coba lapang program vaksinasi. Dua atau tiga nukleus yang terinfeksi secara endemis akan diidentifikasi untuk menentukan dimana kegiatan ujicoba akan dikonsentrasikan.

Pertemuan pertama antara CIVAS dan dinas peternakan Sukabumi diadakan pada tanggal 13 Februari 2006 untuk persiapan dan koordinasi kegiatan inventori.

Di setiap kecamatan akan ada dua orang staf CIVAS dengan dua orang petugas dinas setempat yang akan mengumpulkan data dengan menggunakan empat jenis kuesioner yang berbeda. Kuesioner pertama adalah untuk inventori peternakan, kuesioner kedua untuk pedagang pengepul, kuesioner ketiga untuk petugas dinas peternakan kabupaten/kecamatan, dan kuesioner keempat adalah untuk informasi desa mengenai ayam kampung (sektor 4).

Staf CIVAS akan mengunjungi lokasi studi mulai dari tanggal 27 Februari 2006 dan akan menetap di setiap kecamatan selama 8 hingga 10 hari untuk mengidentifikasi dan mencatat semua peternakan sektor 1, 2, dan 3. Data mengenai unggas backyard di sektor 4 akan dikumpulkan pada tingkat desa. Di setiap lokasi peternakan, staf CIVAS akan menggunakan alat Global Positioning System (GPS) untuk mengambil titik koordinat geografisnya. Ketua tim lapang akan secara langsung memasukkan data GPS ke dalam komputer.