Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Sunday, 22 October 2017
kivnas

CIVAS dalam Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-13

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dengan sukses menyelenggarakan Kongres ke-17 PDHI dan Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (KIVNAS) ke-13 serta Kongres Persatuan Istri Dokter Hewan Indonesia yang bertempat di Hotel Novotel Palembang pada tanggal 23-26 November 2014 dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Layanan Profesional Bidang Kesehatan Hewan untuk Penjaminan Keamanan Hewan, Manusia dan Lingkungan”.

Minggu, 23 November 2014
INARCA_
Pencanangan Indonesia Risk Assessment Center (INARAC)

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) pada hari Kamis 20 November 2014 menyelenggarkan pencanangan Indonesia Risk Assessment Center (INARAC) dan pameran keamanan pangan, yang bertempat di Hotel Kartika Chandra, Jakarta.

Kamis, 20 November 2014
IMG_2983
CCLEP Veterinary Leadership

Kepemimpinan merupakan bagian penting dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam setiap komunitas, kepemimpinan diperlukan agar dapat mencapai tujuan bersama. Kepemimpinan seorang dokter hewan pun dituntut karena pada profesi dokter hewan terdapat otoritas medis veteriner.

Sabtu, 15 November 2014
CAR FREE DAY
CIVAS “Together Against Rabies” di Car Free Day, Lapangan Sempur Bogor

Rabies merupakan penyakit zoonotik yang masih menjadi ancaman bagi masyarakat Indonesia dan dalam penanggulangannya memerlukan peran aktif berbagai pihak, tidak hanya pemerintah namun juga perlu melibatkan pihak swasta, organisasi profesi, lembaga swadaya masyarakat, perguruan tinggi, mahasiswa, dan masyarakat secara umum. Semangat ini terus digaungkan tidak hanya di Indonesia, namun di seluruh dunia, dengan diangkatnya tema “Together Against Rabies” dalam peringatan World Rabies Day (WRD) 2014.

Senin, 6 Oktober 2014
Foto Jakrel
Pendampingan Relokasi Tempat Penampungan Unggas Pangan di 5 (lima) Wilayah DKI Jakarta Tahun 2014

Dalam rangka penyediaan kebutuhan daging unggas, banyak unggas datang dari berbagai daerah masuk ke wilayah DKI Jakarta setiap harinya. Besarnya potensi bisnis perunggasan yang dimiliki oleh wilayah DKI Jakarta dan tingginya nilai ekonomi dan sosial dalam lingkup bisnis tersebut semakin mendukung berkembangnya usaha-usaha di bidang penampungan dan pemotongan unggas serta rantai penyediaan produk unggas. Aktifitas di TPnU dan TPU secara khusus merupakan aktifitas yang berisiko terhadap kejadian penularan flu burung (AI), baik antar-unggas maupun unggas-manusia. Hasil studi CIVAS menunjukkan bahwa 84,6% TPnU terinfeksi virus flu burung (CIVAS, 2008a). Kasus AI pada manusia di Indonesia secara total sejak tahun 2005 – 2014 telah menelan korban jiwa sebanyak 163 orang dari 195 kasus dengan Case Fatality Rate 83,59% (WHO, 2014).

Jumat, 29 Agustus 2014
Foto MEA (12 Juni 2014) (1)
Keikutsertaan CIVAS dalam Seminar Penguatan Sistem Jaminan Kesehatan Ikan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) turut berpartisipasi menghadiri seminar sehari dengan tema “Penguatan Sistem Jaminan Kesehatan Ikan Menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) 2015” pada hari Kamis, 12 Juni 2014, yang diselenggarakan oleh Pusat Karantina Ikan, Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) yang bertempat di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Gedung Mina Bahari II Lantai 14, berlokasi di Jl. Medan Merdeka Timur No.16, Jakarta Pusat (fit/er).

Kamis, 12 Juni 2014
Workshop Kompetensi Epidemiologi Indonesia Optimalisasi Surveilans Berbasis Risiko Untuk Penguatan Sistem Kesehatan Hewan Nasional

Lembaga Swadaya Masyarakat Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) turut serta dalam kegiatan tersebut. Selain mengutus perwakilannya sebagai peserta, yaitu drh. Erianto Nugroho, CIVAS juga menjadi salah satu narasumber dalam kegiatan workshop tersebut yang dibawakan oleh Ketua Badan Pengurus CIVAS, Drh. Tri Satya Putri Naipospos, MPhill., PhD.

Sabtu, 5 April 2014
Seminar AMR Ultah CIVAS ke 8
Ulang Tahun CIVAS ke-8: Seminar “Ancaman Global Resistensi Antimikroba: Bagaimana Kita Harus Bertindak?”

Dalam upaya menggalang kepedulian dan menyikapi isu globaltersebut, sekaligus dalam rangka memperingati Ulang Tahun ke-8 Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS), maka CIVAS menyenggarakan Seminar Nasional dengan tema “Ancaman Global Resistensi Antimikroba: Bagaimana Kita Harus Bertindak?”, pada hari Sabtu, 22 Maret 2014 di Ruang Auditorium Universitas Siswa Bangsa Internasional, Gedung Mulia Business Park Lantai 1, Jl. M. T. Haryono No. Kav. 58-60 Pancoran, Jakarta.

Minggu, 23 Maret 2014
New Picture (1)
Workshop “Penguatan Hukum Untuk Kesejahteraan Hewan di Indonesia”

Pemanfaatan hewan bagi manusia sudah terjadi sejak zaman dahulu, mulai sebagai bahan makanan, pakaian, tas, alas kaki, pengobatan, hewan percobaan, hewan transportasi, aktivitas berolahraga, astrologi, hiasan, cinderamata, bahkan sebagai hiburan seperti sirkus, film, dan rekreasi. Saat ini hewan dimanfaatkan sesuai dengan sesuai dengan fungsinya seperti hewan ternak untuk dikonsumsi, hewan peliharaan dan juga hewan liar. Namun demikian masih ada orang-orang yang menggunakan hewan sebagai hobi yang salah yang dapat membuat hewan menderita dan juga objek pelampiasan demi kesenangannya seperti atraksi topeng monyet, berburu, dan bahkan dijadikan hewan aduan seperti adu anjing pitbull. Kekejaman sudah dilakukan oleh manusia sejak abad ke-19 hingga saat ini, namun peraturan perundangan yang melindungi hewan terutama di Indonesia masih cukup lemah.

Selasa, 18 Maret 2014
lokakarya program pemberantasan rabies
Lokakarya Program Rencana Pemberantasan Rabies di Pulau Nias

Pada tahun 2010 Pulau Nias ditetapkan statusnya sebagai daerah Kejadian Luar Biasa (KLB) rabies dengan jumlah korban mencapai 26 orang. Pemerintah telah melakukan beberapa program termasuk vaksinasi, eliminasi, dan kesadaran masyarakat untuk membebaskan Pulau Nias dari Rabies

Rabu, 5 Februari 2014
MP Brucellosis
Partisipasi CIVAS sebagai Konsultan dalam Pembuatan Masterplan Pengendalian dan Pemberantasan Brucellosis di Indonesia

Brucellosis adalah salah satu penyakit hewan yang memiliki dampak kerugian ekonomi yang signifikan terhadap penurunan produksi dan industri peternakan sapi di Indonesia serta dapat menyebabkan penyakit pada manusia. Hal ini diketahui menjadi salah satu dasar bagi Direktorat Kesehatan Hewan menetapkan Brucellosis sebagai penyakit prioritas dalam program pemberantasannya.

Jumat, 24 Mei 2013
pembicara-seminar-perlunya-pengendalian-penyakit-berbasis-masyarakat
Ulang Tahun CIVAS ke-7: Seminar “Belajar dari Flu Burung dan Rabies: Perlunya Pengendalian Penyakit Berbasis Masyarakat”

Masa depan struktur kesehatan hewan di Indonesia semakin tidak berimbang apabila akses terhadap pelayanan kesehatan hewan dasar di pedesaan dan wilayah-wilayah terpencil masih sangat minim

Sabtu, 23 Februari 2013