Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Monday, 18 October 2021
Broiler CIVAS 2021

Peternak Protes Soal Berita Penyalahgunaan Antibiotik Pada Ayam Broiler

Minggu, 18 Juli 2021

Jakarta - Perhimpunan Insan Perunggasan Rakyat Indonesia (Pinsar) menanggapi pemberitaan terkait temuan bakteri kebal antibiotik pada daging dan sekum (bagian usus) ayam broiler. Pinsar mempertanyakan validitas temuan tersebut.

Sebelumnya, pada Jumat (16/7), World Animal Protection dan Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) menyatakan bakteri kebal antibiotik ditemukan pada daging dan sekum (bagian usus) ayam broiler, di sejumlah rumah potong hewan unggas dan gerai penjualan.

Menurut penelitian tersebut, hal itu mengindikasikan adanya penyalahgunaan antibiotik kepada ayam di peternakan. Informasi tersebut lantas dimuat oleh salah satu media nasional.

Ketua DPP Pinsar Singgih Januratmoko menyoroti tidak adanya unsur cover both side dalam pemberitaan tersebut. Sebab, tidak ada konfirmasi dari pihak peternak terkait hal tersebut.

“Para peternak anggota kami sudah lama meninggalkan pemakaian antibiotik, pemberitaan ini berpotensi membuat bisnis peternak kian terpuruk, sudah jatuh tertimpa tangga lagi,” ujar Singgih yang juga anggota Komisi VI DPR RI dalam keterangan tertulis, Minggu (18/7).

Singgih mengutarakan penelitian tersebut dapat menciptakan stigma semua peternak menggunakan antibiotik. Padahal, jelasnya, masih banyak peternak yang tidak menggunakan antibiotik sesuai arahan Kementerian Pertanian. Larangan penggunaan antibiotik baik pada pakan maupun pada manajemen pemeliharaan ayam, terang Singgih, telah dilaksanakan dan ditaati secara seksama oleh peternak.

“Bahkan pelaksanaannya diawasi sangat ketat oleh Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan beserta jajarannya,” tegasnya.

Singgih mengatakan DPP Pinsar Indonesia mengajukan protes kepada YLKI. Ia menjelaskan pihaknya menganggap YLKI tidak mempertimbangkan aspek perkembangan usaha-usaha peternakan rakyat.

“Penelitian tersebut seharusnya menyebutkan, berapa persen daging yang terkontaminasi dari keseluruhan sampel. Dengan begitu masyarakat memiliki pemahaman yang benar,” cecar Singgih.

Sebagai bentuk keberatan, DPP Pinsar telah melayangkan surat protes terhadap media nasional yang mempublikasikan penelitan tersebut. Dalam surat tersebut disebutkan pemberitaan yang dimuat bisa merugikan para peternak.

Dalam surat protes itu, DPP Pinsar menjelaskan harga ayam broiler saat ini tengah terpuruk di kisaran Rp 10 ribu per kilogram dari HPP Rp 20 ribu per kiliogram. Datangnya pemberitaan miring tersebut akan menambah penderitaan para peternak.

“Pemberitaan ini pula telah meluluhlantahkan usaha kami di dalam Kampanye Gizi dimana daging broiler menjadi sumber protein yang sangat mudah, murah, halal dan sudah sangat diminati oleh masyarakat. Kami berharap, Kompas dapat meralat pemberitaan tersebut untuk kemaslahatan Peternak rakyat Indonesia,” bunyi salah satu bagian surat protes DPP Pinsar.

Surat keberatan juga dilayangkan Gabungan Organisasi Peternak Ayam Nasional (GOPAN). Surat ditujukan kepada pimpinan redaksi salah satu media nasional, Ketua YLKI, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, serta Kepala Satgas Pangan Polri.

“Pandangan yang cenderung generalisasi seolah semua peternak melakukan hal tersebut, Bahkan konsumen ditakut – takuti bahwa krisis bakteri resisten ini akan menimbulkan ancaman yang dapat melampaui pandemi COVID-19. Hasil studi YLKI ini juga menuding bahwa perusahaan ayam masih menggunakan antibiotik sebagai pemacu pertumbuhan AGP (antibiotic growth promoter) yang telah dilarang oleh Pemerintah sejak Januari 2018. Hal yang salah kaprah karena sudah lebih dari dua tahun tidak ada pemakaian AGP dalam pakan ayam,” tulis GOPAN dalam surat keberatannya. (Yudistira Imandiar/Ega)

Baca juga: e-paper Kompas Edisi 16 Juli 2021.pdfResistensi Antibiotik di Rantai Pangan dan Penyalahgunaan Antibiotik di Peternakan Ayam Broiler

Baca juga: Laporan Studi Resistensi Antimikroba pada Rantai Pangan Ayam Potong

 

Sumber: detik.news

Tinggalkan Balasan

Peternak Protes Soal Berita Penyalahgunaan Antibiotik Pada Ayam Broiler

by Civas time to read: 2 min
0