Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Thursday, 16 August 2018
rabies

Di Manggarai, NTT, Dua Orang Meninggal Karena Rabies

Ruteng, NTT – Rabies masih menjadi acaman serius di Kabupaten Manggarai, NTT. Tingginya populasi hewan penular rabies (HPR) terutama anjing menjadi penyebab sulitnya virus ini diberantas.

Kepala Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Manggarai, Dan Konstantianus (8/2) menginformasikan bahwa setiap tahunnya korban gigitan anjing di Kabupaten Manggarai terus meningkat.

Kamis, 8 Februari 2018
vaksinasi
380 Ayam di Bojonegoro Terserang Flu Burung

Bojonegoro – Dinas Peternakan dan Perikanan Kabupaten Bojonegoro mendata sebanyak 380 ayam terkena penyakit flu burung. Dari jumlah itu, 300 ayam tersebar di dua kecamatan yakni Kanor dan Kedungadem. Jumlah tersebut masih bisa bertambah mengingat belum semua kecamatan yang didata. Virus mematikan bagi hewan unggas tersebut mulai menyerang sejak Desember 2017 lalu hingga kini.

Kamis, 1 Februari 2018
kerbau
Laporan Investigasi Kasus Antraks di Bolmong Selatan, Sulawesi Utara (16 Maret 2017)

Berawal dari laporan kematian pada sapi secara mendadak di Desa Biniha, Kecamatan Helumo (yang merupakan pemekaran dari Kec. Bolaang) pada tanggal 16 Maret 2017 malam ke Dinas Peternakan (Disnak) Provinsi Sulawesi Utara. Disnak bersama dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulut turun ke lapang untuk verifikasi penyakit sebagai kewaspadaan dini karena berpotensi KLB dari hewan ke manusia dan melakukan surveilans aktif.

Kamis, 1 Februari 2018
anjing
Anjing yang Gigit Warga Nyalindung Sukabumi Positif Rabies

Sukabumi – Dinas Peternakan (Disnak) Kabupaten Sukabumi memastikan anjing yang menggigit warga Kecamatan Nyalindung positif rabies. Hal ini didasarkan pada pemeriksaan sampel anjing di Laboratorium Bogor.

Sebelumnya, sebanyak empat orang warga Desa Cijangkar, Kecamatan Nyalindung, Kabupaten Sukabumi digigit anjing yang diduga rabies. Ke empatnya digigit oleh anjing peliharaan salah seorang warga pada Senin 15 Januari 2018 lalu.

Senin, 29 Januari 2018
WHO (2016)
Schistosomiasis, Penyakit yang Hanya Ada di Sulawesi Tengah dan Sulawesi Selatan

Schistosomiasis adalah penyakit hewan menular yang menyerang manusia. Penyakit yang dikenal dengan demam keong ini merupakan salah satu penyakit tropis yang terabaikan. Menurut data World Health Organization (WHO), sebanyak 206,5 juta orang memerlukan pencegahan pada 2016. Kini Indonesia menjadi satu-satunya negara ASEAN yang terdeteksi penyakit ini, tepatnya di Sulawesi Tengah.

Kamis, 18 Januari 2018
http://m.tribunnews.com/
Waspada Virus BEF Serang Sapi-sapi di Karangasem

Bali – Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem meminta peternak di Karangasem waspada terhadap sapi peliharaannya. Saat pancaroba ini, sapi rawan terjangkit virus Bovine Ephemeral Fever (BEF).

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Karangasem, I Wayan Supandi menegaskan, kewaspadaan terhadap sapi perlu ditingkatkan karena sudah ada enam ekor sapi mati terjangkit BEF di Karangasem selama dua pekan belakangan ini. Rinciannya, lima ekor sapi di Muntig, Desa Tulamben, Kecamatan Kubu, Karangasem. Serta seekor sapi milik pengungsi Gunung Agung yang dititip di tempat penampungan sapi pengungsi di Desa Nongan, Kecamatan Rendang, Karangasem. “Sapi mati di Muntig bukan milik satu orang. Tempatnya berbeda-beda,” ujar Supandi ditemui di kantornya (11/1).

Jumat, 12 Januari 2018
Jembrana (Heru, 2011)
Sapi di Pasar Seluma Positif Jembrana

Seluma, Bengkulu – Hasil uji sampel sapi yang dilakukan tim dokter hewan Dinas Pertanian Seluma beberapa waktu lalu, dinyatakan positif mengidap virus Jembrana. Kepala Bidang Peternakan, Dinas Pertanian Kabupaten Seluma, Bengkulu Hendri Yunan, menegaskan uji sampel yang pertama kali oleh tim dokter hewan terhadap 9 ekor sapi milik warga Desa Pasar Seluma, Kecamatan Seluma Selatan, 2 ekor sapi dinyatakan positif.

Selasa, 9 Januari 2018
Jembrana (Heru, 2011)
Ratusan Sapi Bali Diserang Virus Jembrana

Jambi – Warga Dusun Pekan, Kecamatan Muko-Muko Bathin VII, Kabupaten Bungo, resah karena sapi bali peliharaan tiba-tiba tidak mau makan. Bahkan sebelumnya, sudah ada empat ekor sapi bali mati mendadak.

“Saya heran pak, kok tiba-tiba sapi tidak mau makan. Oleh sebab itu, saya minta tolong dengan Rio (Kades) untuk menghubungi pihak Dinas Peternakan Kabupaten Bungo, agar memberikan obat pada sapi,” ungkap Aliul Hamedi (40), salah seorang peternak sapi.

Senin, 8 Januari 2018
WhatsApp Image 2017-12-08 at 11.00.28
Waspada Empat Kecamatan di Kabupaten Bandung Barat Rawan Penyakit Unggas

Bandung Barat – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakan) Kabupaten Bandung Barat (KBB) mendata sedikitnya empat kecamatan dari 16 kecamatan yang ada di Bandung Barat endemik penyakit unggas. Peternak diminta mewaspadai berbagai penyakit unggas seiring dimulainya musim hujan.

Selasa, 5 Desember 2017
10/25/2012 9:52 AM
Positif, 32 Unggas Mati karena Flu Burung

Temanggung – peternak ayam di Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran, Kabupaten Temanggung, dikejutkan dengan matinya 32 unggas secara mendadak. Kematian unggas-unggas itu mirip gejala virus flu burung, minggu lalu.

Rabu, 29 November 2017
itik-yang-kena-flu-burung_20160331_163253
Unggas Mati Mendadak, Peternak Temanggung Waspada Flu Burung

Temanggung – Sebanyak 32 unggas di Desa Keblukan, Kecamatan Kaloran Temanggung mati mendadak dengan gejala mirip terserang virus flu burung, minggu lalu. Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Temanggung telah menerjunkan tim untuk melakukan pemeriksaan.

Senin, 27 November 2017
http://piximggif.com/anti-rabies-vaccine
2017, Rabies Di Kota Manado Capai 347 Kasus

Manado – Angka penyakit rabies di Kota Manado tahun 2017 mencapai 347 kasus. Hal tersebut diungkapkan Sekretaris Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Manado Esther Mamangkey.

Minggu, 26 November 2017