www.civas.net
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Saturday, 15 December 2018
anjing-rabies

10 Kecamatan di Sukabumi Rawan Rabies

Selasa, 14 Agustus 2018

Sukabumi – Sedikitnya 10 kecamatan di Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat tergolong wilayah rawan rabies, tahun ini. Di sepuluh kecamatan itu rawan rabies, karena populasi anjing cukup tinggi.

“Salah satu alasan lainnya yaitu jumlah populasi di kecamatan-kecamatan tersebut cukup tinggi dan kasus gigitan hewan pun sering terjadi,” ujar Kepala Disnak Kabupaten Sukabumi, Iwan Karmawan, (14/8).

Kepala Disnak Iwan Karmawan menyebutkan, kesepuluh kecamatan yang masuk rawan rabies itu yakni, Kecamatan Cidolog, Jampang Tengah, Cikembar, Cisolok, Cimanggu, Tegalbuleud, Purabaya, Curugkembar, Nyalindung dan Gegerbitung.

Menurut Iwan,  pada tahun 2018 ini kasus rabies tercatat sebanyak 40 kasus yang tersebar di 20 kecamatan di Kabupaten Sukabumi. Dengan jumlah korban 46 orang dengan 3 kasus positif. “Dari 3 kasus itu terjadi di Kecamatan Nyalindung 2 kasus dan Kecamatan Cikembar 1 kasus,” jelasnya.

Iwan mengaku, kasus penyakit rabies ini juga bisa disebut baru terjadi lagi setelah sekian lama tidak pernah ditemukan. Bahkan, sudah hampir 10 tahun yang lalu dan saat ini kembali terjadi.

“Terakhir kasus itu tahun 2008 dengan 8 kasus. Dan korban gigitan waktu itu mencapai 206 orang dan meninggal 3 orang,”  ulasnya.

Oleh karena itu, pihaknya segera mengambil langkah antisipasi atau pengendalian penyakit rabies dengan berbagai upaya dan program yang digulirkan. Salah satunya yakni pengembangan kader siaga rabies (Kasira). (sule/win)

 

Sumber: Pos Kota News

Tinggalkan Balasan