Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Sunday, 22 October 2017
Peta Enrekang Sulsel (Bakosurtanal 2017)
Sumber: Bakosurtanal (2017)

Disnakin Deteksi Virus H9N2 Serang Hewan Ternak Enrekang, Ayam Kampung Jadi Loyo 10 Persen

Senin, 24 April 2017

Enrekang, Sulsel – Dinas Peternakan dan Perikanan (Disnakin) Enrekang mendeteksi virus baru yang menyerang hewan ternak di Enrekang. Virus tersebut bersifat Low Pathogenic Avian Influenza (LPAI), dinamakan H9N2. Virus H9N2 merupakan induk dari virus High Pathogenic Avian Influenza (HPAI) H5N1.

Kepala Disnakin Enrekang Junwar mengatakan, virus mulai mewabah pada awal 2017. “Sudah mulai mewabah di Enrekang, dan umumnya menyerang peternakan ayam,” kata Junwar kepada TribunEnrekang.com, Senin (24/4/2017).

Dia menjelaskan, jika tertular virus tersebut, maka akan mengurangi produktivitas hewan. “Hewan bisa loyo dan produktivitasnya turun sampai 10 persen, sehingga dapat menngancam para peternak ayam,” ujar Junwar.

Dia menambahkan, virus tersebut juga sudah mulai mewabah di seluruh daerah di Sulawesi Selatan. “Sebagai antisipasi, kita sarankan peternak memberi vitamin dosis tinggi dan penyemprotan desinfektan secara berkala dipeternakannya,” katanya.

Junwar mengatakan saat ini pihaknya sedang berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mengetahui, apakah virus tersebut bisa menular ke manusia. (M. Azis Albar | Ed: Ilham Mangenre, fit)

 

Sumber: Tribunnews