Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Monday, 21 August 2017
peta kabupaten Sintang

Sintang Darurat Rabies

Jumat, 17 Maret 2017

Sintang - Kecamatan Kayan Hulu di Kabupaten Sintang telah menjadi ring 1 penyebaran virus rabies yang dibawa anjing gila dimana dua orang warganya telah meninggal dunia. Sampai hari ini, berdasarkan data dari Dinas Kesehatan Kabupaten Sintang, sudah ada 135 kasus gigitan anjing di daerah ini.

Melihat kondisi penyebaran virus rabies yang semakin mengkhawatirkan, Wakil Bupati Sintang, Askiman ambil sikap tegas dia meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) menetapkan darurat bencana rabies dan meminta masyarakat untuk tidak meliarkan anjingnya atau boleh memelihara anjing dengan syarat ada lisensi dari dokter hewan. “Barang siapa yang mau pelihara anjing harus ada lisensi dari dokter hewan. Sehingga anjing yang dipelihara betul-betul sehat,” ujarnya.

Askiman, rabies yang menular di Kayan Hulu diakibatkan adanya masyarakat Kayan Hulu membeli anjing dari Melawi. Setelah dibawa ke kampungnya, ternyata menularkan virus rabies. “Selama ini masyarakat membeli binatang ternak, tidak pernah meminta lisensi dari dokter hewan. Sehingga tidak tahu binatang itu sehat atau tidak,” katanya. (Faiz | Ed: Teguh Imam Wibowo)

 

Sumber: Antara Kalbar