Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Friday, 20 October 2017
IMG_9770
Sumber: CIVAS (2017)

Diseminasi Hasil Studi: Pendekatan Ecohealth untuk Pengembangan Strategi Penggunaan Antimikroba secara Bijak dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba pada Kesehatan Manusia, Hewan dan Lingkungan di Indonesia

Jumat, 30 Desember 2016

Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) pada hari Rabu, 14 Desember 2016 di Hotel Aston Simatupang Jakarta menyelenggarakan acara Diseminasi Hasil Studi terkait resistensi antimikroba yang berjudul “Pendekatan Ecohealth untuk Pengembangan Strategi Penggunaan Antimikroba secara Bijak dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba pada Kesehatan Manusia, Hewan dan Lingkungan di Indonesia”. Studi ini merupakan bagian dari program regional yang dilaksanakan oleh negara-negara yang tergabung dalam  kerjasama Asia Partnership on Emerging Infectious Diseases Research (APEIR), yaitu Indonesia, China, Laos, Thailand dan Vietnam, dan didukung oleh International Development Research Center (IDRC). Studi ini dilaksanakan di 3 (tiga) kabupaten di Provinsi Jawa Tengah, yaitu Kabupaten Klaten, Sukoharjo dan Karanganyar daribulan September 2013 hingga September 2016.

Diseminasi diawali dengan sambutan dari Prof. dr. Amin Soebandrio, PhD, SpMK (K) selaku Ketua Steering Committee APEIR Indonesia dan dilanjutkan dengan sambutan dari Drh. Tri Satya Putri Naipospos, MPhil, PhD selaku Ketua Badan Pengurus CIVAS, sekaligus membuka acara secara resmi. Presentasi yang disampaikan dalam diseminasi hasil studi antara lain:

  1. Drh. Riana Aryani Arief, MS, anggota tim peneliti dari CIVAS dengan presentasi pengantar studi yang berjudul “Pendekatan Ecohealth untuk Pengembangan Strategi Penggunaan Antimikroba secara Bijak dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba pada Kesehatan Manusia, Hewan dan Lingkungan di Indonesia”.
  2. Drh. Sunandar, anggota tim peneliti dari CIVAS dengan presentasi berjudul “Tinjauan dan Hasil Penelitian Studi KAP di Peternakan Ayam Petelur dan Babi”.
  3. Drh. Imron Suandy, MVPH, anggota tim peneliti dari Direktorat Kesehatan Hewan Veteriner, Direktorat Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan, Kementerian Pertanian dengan presentasiberjudul “Analisis Kesenjangan sebagai Dasar untuk Rekomendasi Intervensi”.
  4. Drh. Maria Digna Winda Widyastuti, MSi, anggota tim peneliti dari CIVAS dengan presentasiberjudul “Kegiatan Intervensi (Intervention Program)”.
  5. Drh. Riana Aryani Arief, MS, anggota tim peneliti dari CIVAS dengan presentasi berjudul “Survei Resistensi Antibiotik pada E.coli di Ternak, Manusia dan Lingkungan di Peternakan”.

Hasil studi yang disampaikan dalam diskusi ini dirangkum dalam Ringkasan Studi. Diseminasi ini dihadiri oleh 45 peserta yang berasal dari berbagai instansi antara lain pemerintah pusat (Kementerian Kesehatan dan Pertanian RI beserta balai-balai terkait), dinas kesehatan dan peternakan provinsi/kota/kabupaten atau fungsi yang membidanginya, organisasi profesi, asosiasi terkait, organisasi internasional dan media massa.