Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Tuesday, 21 November 2017
Tangkapan layar 2016-05-31 16.10.42
Sumber: Badan Litbang (2016)

11 Desa Zona Merah Rabies

Rabu, 4 Mei 2016

Gianyar – 11 dari 64 desa/kelurahan di Gianyar ditetapkan menjadi zona merah rabies oleh Pemkab Gianyar. Penetapan zona didasari dengan desa/kelurahan tersebut sempat ditemukan kasus penyakit rabies. 

11 desa/kelurahan itu, Kelurahan Bitera, Desa Medahan dan Keramas di Kecamatan Blahbatuh, Desa Temesi, Tulikup dan Petak Kaler di Kecamatan Gianyar, Desa Pejeng, Pejeng Kaler di Kecamatan Tampaksiring, Desa Taro di Kecamatan Tegallalang, Desa Bukian di Kecamatan Payangan, dan Desa Guwang di Kecamatan Sukawati. Sedangkan desa/kelurahan di Kecamatan Ubud masih nihil kasus rabies.

Hal itu dijelaskan Kepala Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakanla) Kabupaten Gianyar Ir. Ida Bagus Sudewa di Gianyar, Selasa (3/5).

Guna mencegah sebaran rebies, pihaknya sebagaimana Program Bali Bebas Rabies 2020, terus mengantisipasi sebaran itu. Kegiatan utamanya, vaksinasi massal rabies tahap VII tahun 2016 dengan menyasar anak anjing kelahiran baru, anjing baru, anjing dikandangkan/diikat, dan anjing liar. ‘’Prioritas vaksin pada 11 desa/kelurahan zona merah itu,’’ ujarnya.

Kata dia, pelaksanaan vaksin pada 25 April – 25 Agustus 2016. Disnakanla Gianyar memiliki 4 tim dan 6 tim reguler yang setiap harinya bekerja di lapangan. Target vaksinasi 32.672 ekor anjing di Gianyar. Logistik vaksinasi hingga kini masih mencukupi, yang bersumber dari APBN, APBD Provinsi Bali dan APBD Gianyar. Sampai saat ini 1.532 ekor anjing sudah divaksinasi rabies.

Selain itu, kata mantan Kadis PU Gianyar ini,  kegiatan pendukung lain yakni eleminasi selektif pada anjing liar yang sudah dinyatakan meresahkan warga dan dinyatakan oleh pihak desa. Guna memperlancar kegiatan ini telah dilaksanakan sosialiasi melalui media dan pemasangan spanduk dan baliho sepanjang wilayah Kabupaten Gianyar. (Nv | Ed: Mds).

 

Sumber: NusaBali.com