Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Thursday, 24 September 2020
http://dewey.petra.ac.id/repository/jiunkpe/jiunkpe/s1/jdkv/2006/jiunkpe-ns-s1-2006-42402267-7095-kampanye_flu-extras7.jpg
Sumber: dewey.petra.ac.id

Bapak dan Anak Meninggal karena Flu Burung di Tangerang

Kamis, 26 Maret 2015

Jakarta – Seorang pria berinisial N (40 tahun) dan anaknya yang berusia 2 tahun meninggal dunia karena terinfeksi virus flu burung. Warga Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang, Provinsi Banten itu dinyatakan positif flu burung H5N1.

“Iya, jadi hasil laboratorium baru tadi pagi itu memang positif. Kasusnya ini terjadi di Kecamatan Cipondoh, Kota Tangerang,” ujar Direktur Jenderal Pengendalian Penyakit dan Penyehatan Lingkungan, Kementerian Kesehatan, H. M. Subuh saat dikonfirmasi (26/3/2015).

N diketahui meninggal dunia di rumah sakit pada Selasa (24/3/2015) pukul 16.30 WIB.  Subuh mengatakan, N sempat mengalami panas, kemudian sesak napas hingga kondisinya memburuk.

Kemudian, menyusul anaknya pada pagi hari ini sekitar pukul 04.00 WIB. Anak N juga sempat dirawat di rumah sakit, kemudian dirujuk ke Rumah Sakit Persahabatan Jakarta. Namun, nyawanya pun tak tertolong.

“Waktu di rumah sakit sudah ada kecurigaan dari dokter yang merawatnya. Kemudian darahnya diambil,  sampel telah dikirim ke litbangkes dan membutuhkan waktu satu sampai dua hari,” jelas Subuh.

Subuh meminta masyarakat untuk tidak resah. Saat ini, Kementerian Kesehatan bersama dinas terkait sedang melakukan investigasi di lingkungan tempat tinggal, lingkungan sekitar, hingga rumah sakit. (Penulis: Dian Maharani).

Sumber: Kompas

Tinggalkan Balasan

Bapak dan Anak Meninggal karena Flu Burung di Tangerang

by Tisna Sutisna time to read: 1 min
0