Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Saturday, 18 August 2018
ayam

Ribuan Ayam di Sukabumi Mati Mendadak

Kamis, 12 Maret 2015

Sukabumi – Sebagai dampak dari perubahan cuaca dan lemahnya pemeliharaan serta perawatan dalam memberikan vaksin, hingga saat ini jumlah kematian ayam sangat tinggi. Demikian dikatakan Kepala bidang Kesehatan Masyarakat Veteriner, Dinas Peternakan Kabupaten Sukabumi, Drh. Hj. Winda Sri Rahayu .

“Oleh sebab itu, dampak perubahan cuaca ini telah menyebabkan ribuan ekor ayam milik masyarakat di pelosok daerah di Kabupaten Sukabumi mengalami kematian secara mendadak. Umumnya ternak peliharaan masyarakat terkena serangan penyakit ND atau tetelo, ” ungkap Drh. Winda dikantornya di Jalan Raya Bojong Kokosan, Kecamatan Parungkuda, Kabupaten Sukabumi, Kamis (12/3/2015).

Menurut Winda, hampir setiap pergantian musim kemarau kemusim penghujan seperti sekarang ini, tingkat kematian ayam akibat ND atau tetelo selalu meningkat. Bahkan kasus kematian ayam secara sporadis hampir merata terjadi di pelosok daerah Kabupaten Sukabumi. Umumnya ayam yang terkena serangan penyakit itu tidak bisa tertolong.

“Ayam yang mengalami serangan tetelo selalu mmentara ini laporan kematian ayam akibat serangan tetelo terjadi di Kecamatan Surade, Ciracap, Cibitung, Gegerbitung, Purabaya, Sagaranten, Cikembar, Tegalbuleud, Cidolog, Curug Kembar,  Sagaranten dan beberapa kecamatan lainnya yang merupakan rawan tetelo lainnya.

“Sebetulnya di daerah lain di selatan Kabupaten Sukabumi mungkin saja ada kematian ayam akibat tetelo, hanya saja belum terlaporkan secara resmi kepada petugas di lapangan”, katanya. (Ahmad Junaedi)

 

Sumber: Gala Media News