Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Saturday, 24 June 2017
kivnas

CIVAS dalam Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-13

Minggu, 23 November 2014

Oleh: Nofita Nurbiyanti

Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia (PDHI) dengan sukses menyelenggarakan Kongres ke-17 PDHI dan Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional (KIVNAS) ke-13 serta Kongres Persatuan Istri Dokter Hewan Indonesia yang bertempat di Hotel Novotel Palembang pada tanggal 23-26 November 2014 dengan mengusung tema “Meningkatkan Kualitas Layanan Profesional Bidang Kesehatan Hewan untuk Penjaminan Keamanan Hewan, Manusia dan Lingkungan”. Kegiatan ini rutin diadakan oleh PDHI setiap 2 tahun guna mempererat tali silahturahmi antar komunitas veteriner di Indonesia dan segenap mitra pendukungnya.

Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-13 secara keseluruhan berhasil menghadirkan 14 pembicara undangan, 132 presentasi oral, dan 36 presentasi poster. KIVNAS dimulai pada hari Senin, 24 November 2014, diawali dengan sambutan sekaligus pembukaan secara resmi oleh Ir. H. Ishak Mekki, MM, Wakil Gubernur selaku perwakilan Gubernur Sumatera Selatan dengan dihadiri oleh sekitar 2.000 peserta Dokter Hewan dan mitra di seluruh Indonesia yang berasal dari berbagai instansi pemerintah, swasta, akademisi, praktisi, asosiasi dan lainnya. Kemudian dilanjutkan dengan Dialog Nasional yang menghadirkan  3 narasumber dari FAO ECTAD Indonesia, Direktur Jenderal Otonomi Daerah dan Drh. Tri Satya Putri Naipospos, MPhil., PhD dengan presentasinya yang berjudul “Peran Dokter Hewan dalam Kecukupan Pangan Global Menghadapi Tantangan Kesehatan Hewan dan Kesejahteraan Hewan Ternak”. Pada hari berikutnya Selasa, 25 November 2014, di acara sesi Pleno Organisasi Non Teritorial (ONT) Gabungan Drh. Tri Satya Putri Naipospos, MPhil., PhD selaku perwakilan dari Asosiasi Epidemiologi Veteriner Indonesia (AEVI) turut berpartisipasi dalam presentasinya yang berjudul “Profesionalisme dan Kompetensi Dokter Hewan Mendukung Realisasi MEA sebagai Pasar dan Basis Produksi Tunggal”.

Seperti tahun-tahun sebelumnya, Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies (CIVAS) sangat mendukung terselenggaranya konferensi ilmiah ini karena sangat bermanfaat guna menambah wawasan, sarana berdiskusi dan bertukar informasi seputar ilmu dibidang veteriner. CIVAS ikut serta dalam memeriahkan konferensi ilmiah dengan mengirimkan sebanyak 6 naskah ilmiah dalam sesi presentasi oral yang berjudul:

  1. Karakteristik dan Kesediaan Relokasi Pelaku Usaha Penampungan Pemotongan Unggas Terkait Flu Burung di DKI Jakarta yang dipresentasikan oleh Drh. Erianto Nugroho.
  2. Tingkat Pengetahuan, Sikap dan Praktek dalam Penggunaan Antibiotik di Peternakan Babi yang dipresentasikan oleh Drh. Ridvana Dwibawa Darmawan.
  3. Pentingnya Studi Ekologi Anjing dalam Mendukung Pemberantasan Rabies di Bali, Indonesia yang dipresentasikan oleh Drh. Andri Jatikusumah, M.Sc.
  4. Program Pemberdayaan Masyarakat Terkait Pengendalian Rabies di Bali dengan  Pendekatan Ecohealth yang dipresentasikan oleh Drh. M. D. Winda Widyastuti, M.Si.
  5. Pengetahuan dan Sikap Masyarakat Bali Mengenai Pola Pemeliharaan Anjing dan Kejadian Penyakit Rabies yang dipresentasikan oleh Drh. Sunandar.
  6. Estimasi Populasi Anjing yang Berkeliaran dalam Mendukung Pemberantasan Rabies di Bali yang dipresentasikan oleh Drh. Riana A. Arief, M.S.

Berbagai presentasi oral berlangsung secara paralel di beberapa ruang terpisah sesuai dengan tema masing-masing. Selain presentasi oral dan poster, pada saat yang sama juga diadakan pameran veteriner yang menghadirkan perlengkapan seputar dunia veteriner.

Pada hari terakhir kongres PDHI, diadakan pemilihan ketua umum dan pada kesempatan tersebut Dr. Drh. Heru Setijanto, PAVet terpilih sebagai Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia 2015-2018 menggantikan ketua umum periode sebelumnya yaitu Drh. Wiwiek Bagja.