Vets for a Better Life
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Monday, 21 September 2020

Meksiko dan AS Dirujuk Jadi Pemasok Alternatif

Jumat, 17 Juni 2011

Jakarta – Meskipun saat ini pasokan daging sapi masih aman, pemerintah tetap mencari alternatif pasokan. Tujuannya untuk mengantisipasi lonjakan permintaan saat puasa dan Lebaran nanti.

“Dari hasil koordinasi dengan Kementerian Pertanian, kami merujuk dua negara pemasok alternatif, yakni Meksiko dan Amerika Serikat,” kata Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu di Jakarta, Kamis (16/6).

Dia mengatakan, Indonesia menghormati sepenuhnya keputusan Australia. Sejauh ini keputusan tersebut tidak mempengaruhi hubungan bilateral kedua negara. “Sekarang harga daging masih normal. Jadi, tak perlu panik,” ujarnya.

Berdasarkan pantauan harga Kementerian Perdagangan, harga rata-rata daging sapi bulan Juni tercatat Rp 64.196 per kilogram. Dibandingkan bulan Mei, harga bulan Juni turun 0,72 persen.

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian Banun Harpini mengatakan, Kemtan tengah merumuskan strategi nasional pemenuhan kebutuhan daging sapi dalam rangka merespons dampak penghentian ekspor sapi bakalan dari Australia. Pada Rabu lalu, Kemtan mengundang enam atase pertanian dari enam negara, yakni Meksiko, Irlandia, Uruguay, Selandia Baru, Kanada, dan Brasil. Namun tiga yang pertama tidak memenuhi undangan.

Kepala Pusat Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani Badan Karantina Pertanian Kemtan Sudjarwanto mengatakan, dari pertemuan itu terungkap, Selandia Baru tidak bisa memenuhi kebutuhan sapi karena kebijakan ekspor sapi bakalan dari negaranya sudah dihentikan. Peluang impor yang bisa dilakukan hanya untuk sapi bibit dan daging sapi.
Sementara itu, dari Kupang dilaporkan, Provinsi Nusa Tenggara Timur bertekad menjadi pemasok kebutuhan ternak secara nasional. Sebanyak 20 kabupaten di provinsi itu memiliki potensi sebagai produksi ternak.

Dari Bandar Lampung, sejumlah pedagang daging di Kota Bandar Lampung kini beralih mengandalkan pasokan sapi dari lokal. Sebelumnya, mayoritas pasokan daging diperoleh dari perusahaan penggemukan sapi impor yang banyak terdapat di Lampung. (KOR/RIZ/JON/TIF/ETA/MAS/ENY)

Sumber : Kompas

Tinggalkan Balasan

Meksiko dan AS Dirujuk Jadi Pemasok Alternatif

by boghen time to read: 1 min
0