www.civas.net
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Thursday, 18 July 2019

Ratusan Unggas di Bengkulu Terjangkit Flu Burung

Selasa, 15 Maret 2011

Bengkulu – Sebanyak 680 unggas milik warga di Bengkulu mati akibat terjangkit virus flu burung atau H5N1.

Koordinator Local Disease Control Center (LDCC) Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan Provinsi Bengkulu Emran Kuswadi mengatakan ratusan unggas tersebut positif terjangkit virus flu burung sehingga harus dimusnahkan. “Bekerjasama dengan warga, kami sudah memusnahkan ratusan unggas yang sebagian besar ayam kampung itu dengan cara dibakar,” katanya di Bengkulu, Senin (14/3).

Ratusan unggas tersebut kata dia ditemukan di enam kabupaten dan kota yakni Kota Bengkulu, Kepahiang, Bengkulu Tengah, Rejang Lebong, dan Kaur, Bengkulu Selatan.

Untuk mengatasi penyebaran virus yang bisa menular ke manusia itu, Disnakertrans mulai hari Senin (14/3) menyemprot sejumlah pasar tradisional dengan disinfektan.

Emran mengatakan penyemprotan lokasi penjualan ayam di pasar tradisional tersebut sebagai salah satu bentuk antisipasi penularan virus flu burung ke unggas lainnya atau manusia. “Selain dari kandang, area pasar juga sangat rawan terhadap penularan karena ayam yang ada di pasar berasal dari banyak tempat,” katanya.

Ia mengatakan, selain penyemprotan di pasar, LDCC juga menyemprot dan memusnahkan hewan ternak yang berasal dari lokasi ditemukannya ayam mati mendadak. Sebagian besar unggas yang ditemukan mati mendadak tersebut di Kota Bengkulu di mana dalam sepekan terakhir terdapat 40 ekor unggas positif flu burung.

Hingga saat ini hanya Kabupaten Muko Muko, Seluma, Bengkulu Utara, dan Lebong yang belum terdapat laporan unggas terserang flu burung. “Tapi bukan berarti daerah ini bebas, kami tetap imbau masyarakat agar segera melapor jika ada unggas yang mati mendadak,” ujarnya. (Ant/OL-2)

Sumber : Media Indonesia

Tinggalkan Balasan

Ratusan Unggas di Bengkulu Terjangkit Flu Burung

by boghen time to read: 1 min
0