www.civas.net
Center for Indonesian Veterinary Analytical Studies
Thursday, 20 June 2019

CIVAS dalam Konferensi Ilmiah Veteriner ke-11, IVMA CCE 2010

Jumat, 29 Oktober 2010

Pada tanggal 10 – 13 Oktober 2010 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia mengadakan Indonesian Veterinary Medical Association Congress, Conference and Exhibition (IVMA CCE) “Environment Health: Veterinary Roles for a Better Health and a Safer World” di Hotel Gumaya, Semarang dalam rangka merayakan Satu Abad Dokter Hewan di Indonesia. Rangkaian acara terdiri dari Kongres ke-16 Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia, Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-11 (KIVNAS) dan Konferensi Ilmiah Veteriner Internasional Hewan Kecil ke-1 (KIVHIK). Acara tersebut mendapat sambutan dari Gubernur Jawa Tengah Bibit Waluyo dan Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurthi.

Konferensi Ilmiah Veteriner Nasional ke-11 secara keseluruhan menghadirkan 21 pembicara undangan, 72 presentasi oral makalah, dan 29 presentasi poster. Dalam mengawali KIVNAS ke-11 diadakan Dialog Nasional yang menghadirkan Wakil Menteri Pertanian RI Dr. Ir. Bayu Krisnamurthi, MSc dengan paparan “Pentingnya Otoritas Veteriner dan Tantangan Dokter Hewan dalam Sistem Kesehatan Hewan Nasional”, Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementerian Pertanian RI Prof. Dr. Ir. Tjeppy D. Soedjana, MSc dengan paparan “Tantangan Pembangunan Kesehatan Hewan Nasional 2015”, Kepala Pusat Karantina Hewan dari Badan Karantina Pertanian Drh. Mulyanto MM dengan paparan “Peran Karantina Pertanian dalam Pembangunan Kesehatan Nasional”, perwakilan dari Dirjen Pemerintahan Umum Kementerian Dalam Negeri RI Dr. Mohammad Roem, MM, dengan paparan “Kelembagaan Otoritas Veteriner dalam Kerangka OTDA berdasarkan UU No. 18 Tahun 2009”, Ketua Komisi IV DPR RI Ahmad Muqoam dengan paparan “Penguatan Legalitas Keprofesian Dokter Hewan dalam Pembangunan Kesehatan Hewan Nasional”, Perwakilan OIE Sub-Regional Asia Tenggara Dr. Ronello Abila dengan paparan “Veterinary Legislation dan Good Veterinary Governance”, dan Ketua Umum Pengurus Besar Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia Drh. Wiwiek Bagja.

Setelah itu, rangkaian KIVNAS ke-11 mengadakan tiga sesi pleno dengan tema “Epidemiology and Implementation of SISKESWANNAS”, “Lesson Learned from HPAI Outbreak for a Better Animal Disease Control”, dan “Welfare Society and Veterinary Education Enhancing Animal Health” serta presentasi lima pembicara tamu dengan topik khusus. Presentasi oral makalah ilmiah Epidemiologi dan Kesmavet, Penyakit Unggas, Klinik dan Reproduksi, Satwa Liar, Mikrobiologi, dan Parasitologi dilaksanakan secara paralel di berbagai ruangan dan presentasi poster ditampilkan dalam sebuah pameran di lobi ballroom.

Dalam KIVNAS ke-11, CIVAS turut serta dengan membawakan tiga presentasi oral dan dua presentasi poster. Ketiga makalah yang dipresentasikan secara oral adalah Estimasi Risiko Penularan Virus Avian Influenza (H5N1) pada Peternakan Unggas Skala Rumah Tangga yang Menerapkan Sistem Mix Farming, Hubungan Tingkat Pengetahuan Peternak dengan Infeksi Virus Avian Influenza pada Peternakan Ayam Aduan di Kecamatan Labuan, Banten, serta Studi mengenai Tingkat Pengetahuan dan Pelaksanaan Praktik Pencegahan AI pada Pekerja TPnU/TPU di Wilayah Cibinong, Kabupaten Bogor. Makalah yang dipersentasikan dalam bentuk poster adalah Deteksi Highly Pathogenic Avian Influenza (HPAI) H5N1 pada Burung Passerine yang Dijual sebagai Mainan di Kota Bogor dan Penilaian Tingkat Pengetahuan Pengelola dan Penerapan Biosekuriti Terkait dengan Infeksi Virus Avian Influenza di Tempat Penampungan Ayam di Kota Depok.

Dengan diperolehnya Hibah Simposium Himpunan Profesi dari Direktorat Jendral Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Nasional untuk IVMA CCE 2010, Perhimpunan Dokter Hewan Indonesia memberikan bantuan publikasi makalah di jurnal internasional, regional, dan nasional kepada 48 makalah yang dipresentasikan di KIVNAS ke-11 atau KIVHIK ke-1. Salah satu makalah yang diikutsertakan, yaitu Estimasi Risiko Penularan Virus Avian Influenza (H5N1) pada Peternakan Unggas Skala Rumah Tangga yang Menerapkan Sistem Mix Farming, memperoleh PDHI Award Tingkat Nasional dan akan didukung publikasinya dalam sebuah jurnal ilmiah nasional di Indonesia. Drh. M. D. Winda Widyastuti sebagai penulis utama makalah diikutsertakan dalam Lokakarya Penulisan Jurnal Ilmiah yang bertujuan membantu pemakalah terpilih dalam penulisan makalahnya agar dapat diterima dalam jurnal yang dituju. Lokakarya tersebut menghadirkan Anne Jackson, Editor in Chief Australia Veterinarian Journal (AVJ) dan Agustin Wydia Gunawan dari Jurnal Mikrobiologi Indonesia (JMI). (rie)

Tinggalkan Balasan

CIVAS dalam Konferensi Ilmiah Veteriner ke-11, IVMA CCE 2010

by boghen time to read: 2 min
0